Sanselsius's Blog

071114009

Quantum Leraning Menurutku Mei 5, 2010

Filed under: Pengetahuan — sanselsius @ 3:01 am

Quantum Learning Menurut Saya

Setelah melihat dan mempelajari kembali teori-teori belajar dari beberapa pendekatan, serta bentuk-bentuk penerapannya, saya merasa tertarik dengan metode pembelajaran yang menggunakan metode pendekatan Quantum Learning.

Metode pembelajaran yang menggunakan Quantum Learning (yang dalam penerapannya diperluas lagi menjadi Quantum Teaching, Quantum Writing dan Quantum Reading) menurut saya sangat cocok digunakan oleh seorang guru bimbingan dan konseling atau konselor sekolah dalam proses membimbing siswa. Guru bimbingan dan konseling atau konselor sekolah yang menggunakan metode Quantum Learning, akan dapat menggali potensi siswa lewat proses pembelajaran yang diberikan. Selain itu guru bimbingan dan konseling atau konselor sekolah juga bisa membantu siswa untuk mengolah diri mereka, melatih sikap dan gaya hidup, meningkatkan keterampilah hidup, dan membantu mereka untuk memiliki keterampilan dalam mengatasi masalah (Problem Solving). Metode pembelajaran Quantum Learning juga dapat membantu siswa untuk meningkatkan segi intelektual mereka. Metode pembelajran Quantum Learning juga dapat mengolah bahkan menyembuhkan gangguan-gangguan mental ringan seperti phobia, dan kecemasan-kecemasan ringan, seperti ketakutan akan ketinggian, ketakutan akan air, dal lain-lain.

Metode pembelajaran quantum learning sangat menyenangkan, menantang bermakna dan bermanfaat. Melalui pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna, pembelajaran quantum learning dapat membantu siswa untuk lebih meningkatkan gairah belajar mereka. Ketika pembelajaran itu menyenagkan, siswa menjadi tidak bosan tetapi bersemangat dalam mengikuti berbagai kegiatan belajar. Sebagai seorang calon guru bimbingan dan konseling saya merasa diajak untuk bisa menciptakan suasana menyenangkan dalam membimbing anak. Suasana yang menyenangkan akan membuat anak merasa nyaman. Jika anak sudah menrasa nyaman, maka proses bimbingan juga dapat berjalan dengan baik. Ketika proses bimbingan berjalan dengan baik, maka tujuan bimbingan akan dapat tercapai, dan anak akan memperoleh manfaat atau makna dari proses bimbingan yang diberikan. Jika saya bisa memberikan suasana yang menyenangkan dan rasa aman serta nyaman pada anak, berarti saya sudah memnatu anak untuk belajar.

Metode pembelajaran Quantum memberi insiprasi saya untuk terlebih dahulu membenahi atau mengolah diri saya sendiri. Saya diajak untuk pertama-tama mengnali kelebihan dan kekurangan diri saya, agar saya dapat menerima diri apa adanya. Saya juga diajak untuk mau membangun sugesti-sugesti yang positif atas diri saya sendiri, baru kemudian atas diri orang lain. Sugesti positif atas diri saya, saya yakini dapat membuat hidup saya lebih terarah, bermakna, dan menyenangkan, begitu juga sugesti positif atas orang lain. Dengan sugesti positif itu saya dapat memanfaatkan apa yang ada dalam diri saya seoptimal mungkin. Quantum Learning juga dapat membantu mengembangkan diri saya.

Ketika saya sudah merasa cukup dengan diri saya (walaupun tidak akan bisa sempurna seluruhnya), barulah saya mampu membantu orang lain, khususnya dalam mendampingi siswa nantinya. Jika saya bisa mengolah diri dan menerima diri apa adanya, sayapun akan belajar menerima orang lain apa adanya.

Dengan memberi metode pembelajaran quantum leraning kepada siswa saya juga dilatih untuk bersabar, kreatif, cerdas, bertanggung jawab, kerja sama dan reflektif. Kesabaran itu akan terlatih ketika saya menghadapi siswa yang tidak sesuai dangan apa yang saya inginkan. Saya belajar untuk menerima siswa itu, walaupun mungkin sangat menjengkelkan. Kreatif juga akan berkembang ketika saya menghadapi situasi atau kemungkinan-kemungkinan yang tidak sesuai dengan apa yang telah direncanakan, karena segala sesuatu bisa saja terjadi diluar dugaan, meskipun dalam metode quantum learning semuanya sudah direncanakan dengan baik. Dengan menerapkan metode-metode baru yang mendukung tujuan pembelajaran, akan meningkatkan kecerdasan saya dalam menguasai bahan dan situasi yang terjadi. Rasa tanggung jawab akan terlihat ketika saya membuat perencanaan dengan matang dan melaksanakannya sebaik mungkin. Saya tidak hanya bertanggung jawab kepada kepala sekolah atau pimpinan saja, tetapi juga kepada orang tua, siswa, pihak yang terkait dan diri saya sendiri. Dalam melaksanakan metode pembelajaran quantum learning, saya tidak sendiri, karena metode ini membutuhkan banyak pembimbing, maka saya dapat bekerja sama dengan orang lain, dan membentuk suatu tim yang memiliki tujuan yang sama dan dapat saling melengkapi. Sikap reflektif akan terlihat ketika saya dapat memberi makna dari setiap apa yang saya alami, dan saya akan mencoba menularkan sikap reflektif ini pada siswa, ketika mereka terlibat dalam metode pembelajaran quantum ini. Dengan sikap reflektif ini, siswa semakin menemukan makna dari setiap kegembiraan yang mereka rasakan, sehingga pembelajaran yang diberikan juga mempunyai makna dan tujuan, bukan hanya sekedar bersenang-senang belaka.

Metode pembelajaran dengan quatum learning, juga membutuhkan banyak gerakan anggota tubuh, sehingga juga melatih motorik siswa. Siswa diajak untuk dapat menyeimbangkan pikiran dan jiwa dengan gerak tubuh mereka. Melalui gerakan-gerakan tubuh itu, siswa juga dapat semakin mengenal daya tahan tubuhnya, dan kemampuan motoriknya. Sebagai seorang pembimbing, berarti saya juga sudah mampu melakukan hal ini. Selain itu metode pembelajaran quantum dapat menjadikan siswa untuk belajar bersosialisasi dengan orang lain. Melalui interaksi dengan banyak orang itulah, perkembangan jiwa sosial mereka menjadi semakin berkembangan. Perkembangan sosial yang dapat berkembang melalui motode pembelajaran quantum, antaralain kerja sama, bela rasa, menghargai pendapat orang dan masih banyak lagi, dan mengalami sendiri realitas diri mereka.

Andaikan metode pembelajaran ini di gunakan oleh banyak guru di Indonesia, maka proses belajar mengajar akan semakin berjalan dan tujuan pendidikan akan dapat tercapai. Tetapi sayangnya masih sangat sedikit sekolah-sekolah yang menerapkan metode pembelajaran quantum untuk mengajar siswa-siswa mereka. Semoga dari yang sedikit itu dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah yang lain dalam melaksanakan proses belajar mengajar, untuk menerapkan metode pembelajaran quantum dalam proses belajar mengajar.

 

Peristiwa Penting dalam Sejarah Psikologi

Filed under: Pengetahuan — sanselsius @ 2:32 am

Peristiwa Penting dalam Sejarah Psikologi

400 SM Hipokrates mengkaitkan kepribadian dengan tipe tubuh dan mengajukan teori fisiologis tentang penyakit mental

350 SM Aristoteles menekankan observasi objektif perilaku manusia dan mengajukan tiga prinsip yang menujelaskan asosiasi ide.

400 M St. Agustinus, dipengaruhi oleh ide plato, melakukan introspeksi cermat dalam conffessions.

1650 Rene Descrates mengkarakterisasi hubungan tubuh – pikiran sebagai suatu interaksi

1651 Thomas Hobes mengawali asosiasionisme dengan menyatakan bahwa semua ide berasal dari pengalaman sensorik

1690 Jhon Locke mengembangkan pendapat Hobbes satu langkah lebih maju dengan menyatakan bahwa saat dilahirkan pikiran adalah seperti kertas kosong (tabula rasa)

1749 David Hartley memformalkan doktrin asosiasionisme dan mengemukakan dasar neurologis untuk memori

1781 Critique of Pure Reason karangan Imanuel Kant menyerang asosiasionisme dan pendekatan nativistik ; Kant sangat mempengaruhi ahli filsafat dan ahli psikologi selanjutnya.

1809 Franz Gall dan johan Spurzhein memberikan pengaruh frenologi untuk mempelajari bidang mental dan fungsi otak.

1821 Pierre Flourens melakukan eksperimen penting pertama dalam lokalisasi fungsi otak

1822 Frederich Bassel mengukur perbedaan individual dalam waktu reaksi untuk observasi astronomik

1838 Johannes Muller merumuskan doktrin energi saraf spesifik

1846 Ernst Weber menurunkan hukum kuantitatif pertama dalam psikologi

1850 Herman Von Helmholtz mengukur kecepatan kondusi impuls saraf

1859 Charles Darwin menerbitkan The Origin of Species, yang menyatakan teori evolusi melalui seleksi alam

1860 Gustav Fecher menerbitkan Elements of Psychophysics, dimana ia mengajukan berbagai metode untuk mengukur hubungan antara stimuli fisik dan sensasi

1869 Sir Francis Galton mempelajari perbedaan individual dan menerapkan konsep Darwin tentang adaptasi selektif kepada evolusi ras

1879 Wilhelm Wundt membuka laboratorium psikologi formal pertama di University of Leipzig

1883 Stanley Hall mendirikan laboratarium psikologi pertama di John Hopkins University, Amerika

1885 Herman Ebbinghaus menerbitkan penelitian eksperimental pertama tentang memori

1890 Principles of Psychology karangan William James diterbitkan di Amerika Serikat

1892 Edward Titchener di Cornell University mendirikan strukturalisme yang berpengaruh besar dalam psikologi Amerika

1898 Edward Thorndike melakukan beberapa eksperimen terkendali pertama tentang proses belajar pada hewan

1900 Sigmund Freud menerbitkan The Interpretation of Dreams, yang menjelaskan banyak idenya tentang psikoanalisis

1905 Alfred Binet dan Theodore Simon memperkenalkan tes intelegensi pertama

1906 Ivan Pavlov menerbitkan hasil penelitiannya tentang pengkodisian klasik

1908 penerbitan An Introduction to Social Psychology oleh William McDougall menandai inaugurasi formal bidang psikologi sosial

1912 Max Wertheimer menerbitkan formulasi pertama tentang psikologi gestalt

1913 John B. Watson memberikan pengaruh besar dalam perjalanan psikologi dengan manifesto behaviorismenya

1917 Wolfgang Kohler menerbitkan hasil penelitiannya tentang pemecahan masalah pada primata

1922 Edward Tolman mempresentasikan ide awalnya tentang purposive behaviorism

1929 Karl Lashley menerbitkan Brain Mechanisms and Intelligence

1935 Louis Thurstone mengembangkan analisis faktor.

1938 B. F Skinner menerbitkan The Behavior of Organism, yang meringkaskan riset awal tentang pengkondisian operan

1949 Donald Hebb, dalam Organization of Behavior, mengemukakan teori yang menjembatani kesenjangan antara neurofisiologis dan psikologi

1950 William Esters meletakan landasan untuk pendekatan matematika dalam teori belajar

1954 Jen Piaget, menerbitkan The Construction of Reallity in the Child, yang memfokuskan perhatiannya pada perkembangan kognitif

1957 Noam Chomsky menerbitkan Syntatic Stuctures, suatu buku yang menjelaskan pendekatan kognitif terhadap perialku bahasa

1958 Herbert Simon dan sejawatnya memformulasikan masalah psikologi klasik dalam pengertian model pengolahan informasi

1962 David Hubel dan Torsten Weisel menemukan hubungan antara aktifitas neuron individual di korteks visual dengan ciri spesifik suatu stimulus visual

1979 Jurnal Cognitive Science dan masyarakat dengan nama yang sama dibentuk, yang berfungsi mengkatalisis riset tentang kapasitas representasi dan komputasi pikiran

Berdasarkan data-data diatas, dapat disimpulkan bahwa pada awalnya psikologi tergabung dalam filsafat. pada abad ke 17 berkembanglah ilmu pengetahuan, dan pandangan-pandangan baru bermunculan. Psikologi memisahkan dari dari filsafat seperti ilmu-ilmu lainnya.

Pada awalnya psikologi menggunakan 2 pendekatan yaitu :

Ø psikologi fakultas, yaitu paham yang mengatakan bahwa pikiran memiliki beberapa fakultas atau badan mental yang tersendiri dan independen seperti berpikir, merasa, dan berkeinginan, yang menyebabkan aktifitasnya.

Ø psikologi asosiasi, yaitu paham yang membatasi ide pikiran ke ide yang masuk melalui indera dan kemudian diasosiasikan melalui prinsip-prinsip tertentu seperti kemiripan, kontras dan kedekatan.

Seiring berjalannya waktu psikologi semakin berkembang dan munculah berbagai macam aliran-aliran dalam psikologi, diantaranya :

Ø Psikoanalisis yang diawali oleh Freud tentang alam bawah sadar.

Ø Teori Gestalt. gestalt berasal dari bahasa Jerman yang berarti “bentuk atau konfigurasi”. Teori ini merupakan psikologi yang memperhatikan organisasi proses mental. Interpretasi berpusat pada persepsi dalam belajar, memori dan pemecahan masalah. Teori ini menjadi landasan bagi perkembangan psikologi kognitif.

Ø Teori Behaviorisme yang menyatakan bahwa semua perilaku merupakan hasil dari pengkondisian. Lingkungan membentuk perilaku kita dengan memperkuat kebiasaan tertentu.

Ø ada kemungkinan ahli psikologi membentuk teori tentang proses mental dan meneliti implikasi teorinya itu dengan simulasi komputer.

Ø Psikolinguistik yaitu analisis psikologi tentang bahasa

Ø Neuropsikologi yaitu penemuan tentang otak dan sistem saraf menegakan hubungan yang jelas antara peristiwa neurobiologis dan proses mental

Ø Psikologi Kognitif yaitu analisis ilmiah proses mental dan struktur mental yang tidak hanya mengurusi pikiran dan pengetahuan, tetapi juga diperluas termasuk motivasi, persepsi, psikopatologi, dan psikologi sosial.

 

Refleksi Film An Inconvenient Truth

Filed under: Refleksi — sanselsius @ 2:08 am

Setelah menonoton film An Inconvenient Truth, saya merasa prihatin dengan keadaan bumi saat ini, dan saya menyadari bahwa lewat hal-hal kecil, saya sudah ikut ambil bagian dalam menyebabkan pemanasan global misalnya dalam penggunaan listrik, kertas, pengelolaan sampah yang asal-asalan.

Saya juga merasa binggung mengapa ketika ilmu pengetahuan semakin berkembang, justru bumi semakin hancur. Mengapa ketika ditemukan alat-alat canggih untuk pengobatan, tetapi semakin banyak muncul penyakit baru yang tidak kalah berbahayanya. Banyak manusia yang mengetahui bahwa cara hidup dan apa yang mereka lakukan itu bisa merusak bumi, tetapi banyak juga yang tidak mau merubah pola hidup dan kebiasaan serta kebutuhan diri membuat banyak orang menjadi membutakan dirinya akan bahaya yang mengancam diri mereka dan juga bumi ini.

Melalui film itu saya berharap banyak orang- orang yang lebih peduli pada keadaan bumi ini, bukan hanya rakyat biasa tetapi para pemimpin bangsa dari seluruh negara, seperti Albert Gore. tetapi entah mengapa banyak orang justru memilih pemimpin yang lebih menyukai perang, senjata yang mematikan dan keinginan yang besar untuk menguasai. Mengapa orang-orang yang berniat baik untuk menyelamatkan bumi ini lebih sedikit dari pada orang-orang yang secara sadar ikut menghancurkan bumi ini. Meningkatnya ilmu pengetahuan dan teknologi ternyata juga bisa menyebabkan merosotnya moral manusia. Banyak manusia saat ini hanya dikuasai oleh keserakahan akan harta benda dan kenikmatan-kenikmatan pribadi, sehingga kurang mempedulikan sesama mereka.

Saya sebagai pribadi ingin memulai untuk ikut mengurangi pemanasan global dari diri saya sendiri, tidak menuntut atau menyalahkan orang lainlah yang harus bertanggung jawab, tetapi saya mulai mengubah pola hidup dan mengendalikan kebutuhan-kebutuhan pribadi. Semua orang termasuk saya, bertanggung jawab untuk menyelamatkan bumi ini. Sumbangan sekecil apapun akan dapat mengurangi kerusakan bumi ini.

 

Penyelesaian Kasus Konseling Keluarga Mei 1, 2010

Filed under: Pengetahuan — sanselsius @ 12:29 am

  1. Kasus I stri Menyeleweng, Suami Tetap Setia

    • Kasus

K adalah seorang bapak berumur 35 tahun dan mempunyai 3 orang. anak. . K dan istrinya sama-sama bekerja di sebuah SMU. K sebagai staf administrasi, sedangkan istrinya sebagai seorang guru.

K merasa sedih karena istrinya ternyata mempunyai hubungan yang intim dengan kepala sekolah tempat mereka bekerja. K sudah sering memperingatkan bahwa hubungan itu tidak baik dan melanggar janji kesetiaan mereka, tetapi istri selalu mengancam atau menantang akan bercerai. Pada suatu hari istrinya mengakui bahwa ia hamil, padahal K sudah disteril. Ternyata istrinya hamil oleh kepala sekolahnya. Si istri memohon maaf sambil menangis. Pada awalnya K merasa kecewa dan sulit untuk menerima itu, tetapi akhirnya ia mau memberi maaf dengan catatan istri tidak akan berhubungan lagi dengan kepala sekolah itu dan tidak mengguguirkan kandungannya. Akhirnya anak itupun lahir, seorang laki-laki. K berusaha untuk menerima kehadiran anak itu, apalagi karena mereka memang sangat merindukan anak laki-laki. Anak itu tidak hanya manja tetapi juga nakal. Pada suatu hari K tidak bisa mengotrol diri karena anak itu menangis terus tanpa alasan yang jelas. Istrinya sedang tidak ada di rumah. Akhirnya K menapar mulut anak itu, sambil mengeluarkan kata-kata “dasar anak haram”. lalu anak itu berlari sambil menangis dan bergetar ketakutan. Ketika melihat ia lari ketakutan, K merasa sangat menyesal dan menangis tersedu-sedu, apalagi ia sudah berjanji akan tetap menerima dan menyayangi anak itu. Akhirnya K memeluk anak itu, dan menciumnya. K merasa khawatir jika anak itu terus mengingat kejadian ini dan nanti ia akan merasa bahwa ia adalah anak yang memang tidak dikehendaki, sehingga ia bisa tumbuh menjadi anak yang berontak pada keadaannya.

    • Penyebab Kasus

Ada kemungkinan K tetap menerima anak yang dikandung oleh istri walaupun bukan anaknya, karena ia sangat mencintai istrinya, dan ingin tetap setia pada janji perkawinannya. atau karena ia merasa ia sudah tidak mampu memberikan keturunan lagi pada istrinya. K memukul anaknya dan mengeluarkan kata-kata “anak haram” karena menjadi khilaf apalagi dipicu oleh keadaan di mana si anak menangis terus tanpa sebab yang jelas. Tetapi jika diteliti lebih dalam lagi, ada kemungkinan K memang belum sepenuhnya menerima kehadiran anak itu, karena anak itu selalu mengingatkan dia akan penghianatan istrinya, sehingga ketika anak itu membuat batas kesabarannya habis, ia melakukan apa yang sebenarnya ada dalam bawah sadarnya.

    • Penyelesaian

Konselor mengajak K untuk menyadari dan menerima bahwa ia sudah melakukan semua itu (memukul anaknya dan mengeluarkan kata-kata yang tidak seharusnya). Penyesalan memang selalu datang kemudian, tapi semua itu sudah terjadi. K juga diajak melihat kembali ke kedalaman dirinya, apa yang menyebabkan ia melakukan semua itu. Jika ia sudah menemukannya, K diajak untuk mau menerima dirinya yang memang bisa khilaf dan memiliki kelemahan. Sebagai bentuk rasa pertobatannya, K bisa memperbaiki hubungannya dengan anaknya, sehingga membuat anak itu tidak merasa bahwa ia adalah anak haram. K bisa lebih mengembangkan ketulusannya dalam menerima anak itu dengan mencintai dan menyayangi anak itu seperti anak kandungnya sendiri.

  1. Kasus Ayah yang Kejam
    • Kasus

F adalah seorang anak 25 tahun yang aktif mengikuti kegiatan di Gereja. Ia selalu ikut koor mudika, mengajar Bina Iman Anak, dan lain-lain. Tetapi ayahnya yang berlainan keyekinan sangat tidak menyetujui kegiatannya itu. Ayahnya selalu mengancam, dan lebih kejam lagi, setiap F habis mengikuti kegiatan-kegiatan gereja, ia selalu dipukul oleh ayahnya. Dari kecil F dan adiknya selalu merasa ketakutan dan cemas. F merasa bingung apakah sebagai anak ia harus menerima saja perlakuan ayahnya, atau ia harus berhenti mengikuti kegiatan di Gereja, atau pergi meninggalkan keluarganya agar ia bisa tetap aktif dalam kegiatan-kegiatan gereja meskipun itu di tempat lain.F sangat menyayangi ayahnya.

    • Penyebab Kasus

Ada kemungkinan yang menyebabkan ayah F sangat marah adalah perbedaan keyakinan antara ayah dan anak. Menurut ayah F berbeda atau pindah keyakinan adalah murtad. Atau mungkin juga ayahnya marah karena kektifan F di gereja menyebabkan F jadi melalaikan atau menomorduakan tugas dan kewajibannya sebagai seorang pelajar atau sebagai seorang anak yang harus membantu orang tuanya di rumah. ada kemungkinan juga ayah F marah karena ia mempunyai masa lalu yang tidak mengenakan terhadap kegiatan gereja

    • Penyelesaian

Konselor mengajak F untuk menyelesaikan masalahnya dangan ayahnya, bukan dengan kegiatan-kegiatan di Gerejanya, karena itu hanya merupakan imbas dari hubungannya yang kurang harmonis dengan ayahnya. F bisa berusaha untuk mencermati watak ayahnya yang kemungkinan memang adalah orang yang pemarah, atau mungkin si ayah memiliki masa lalu yang kurang mengenakkan terhadap kegiatan gereja. F tidak harus terus menerima perlakuan kasar dari ayahnya, sehingga sebaiknya ia berusaha untuk mencari jalan keluar agar ia dan ayahnya dapat berkomunikasi dari hati ke hati dan jika perlu F mengajak peran serta ibu atau saudara kandung lainnya. Jika F ingin tetap meninggalkan rumah apalagi umurnya memang sudah cukup dewasa, konselor mengajak untuk memikirkan apakah ini merupakan tindakan yang terbaik bagi dirinya maupun bagi orang lain. Jangan sampai kepergiannya malah membuat ayahnya tambah kalap dan membahayakan anggota keluarga yang lain (ibu dan adiknya).

  1. Kasus Dihamili Paman
    • Kasus

M adalah seorang gadis yang dititipkan oleh ayahnya pada kakek-neneknya, karena ia selalu saja cekcok dengan ibu tirinya (orang tuanya bercerai). Tetapi di rumah kakek-neneknya M merasa dekat dengan pamanny. Kedekatan itu ternyata mengakibatkan hubungan badan antara M dengan pamannya, dan M hamil. Kakek-neneknya ingin menikahkan M dengan pamannya, tetapi mereka bingung karena M dan pamannya masih mempunyai hubungan darah. Akhirnya kakek-neneknya mengirim M ke Kalimantan, ke rumah kakaknya Di kalimantan, M jatuh cinta pada seorang pemuda, begitu juga dengan pemuda itu. Mereka ingin menikah, tetapi M merasa malu akan keadaan dirinya yang sudah hamil itu.

    • Penyebab

M adalah korban perceraian orang tuanya. Ada kemungkinan M berani berhubungan badan dengan pamannya, karena keadaan mentalnya yang sedang tidak stabil akibat perceraian orang tuanya dan konflik yang berkepanjangan dengan ibu tirinya, apalagi Ia merasa dibuang karena ayahnya menitipkannya pada kakek-neneknya.. Ada kemungkinan juga bahwa ia berontak dengan keadaan keluarganya yang berantakan, dan ia belum siap menerima keadaan itu. Pemberontakan, kekecewaan dan kemarahan karena keretakan hubungan orang tuanya ini juga menjadikan M selalu cekcok dengan ibu tirinya. M mencari pelampiasan, dan ia menemukan itu dalam diri pamannya, apalagi mereka sering bertemu dan tinggal berdekatan. Pamannya memberikan perhatian dan kasih sayang yang selama ini tidak didapatkan oleh M dari kedua orang tuanya (terlebih ayahnya), atau bisa terjadi M sengaja melakukan semua ini hanya ingin membalas dendam pada orang tuanya, ia ingin membuat orang tuanya, terutama ayahnya menjadi malu. Tetapi M kurang memperhitungkan akibatnya

    • Penyelesaian

Konselor mengajak M untuk siap dan berani menerima semua ini, karena ini juga merupakan konsekuensi dari perbuatannya.. Idealnya M memang harus dinikahkan dengan pamannya, karena anak itu adalah anak kandung pamannya, dan agar anaknya menjadi anak yang sah dari pasangan suami istri yang sah. Tetapi pernikahan tidak bisa dipaksakan, apalagi M tidak mencintai pamannya, dan mungkin juga sebaliknya, pamannya tidak mencintai M. Mereka juga masih mempunyai hubungan darah, yang menurut adat tertentu hal itu dilarang. Jika M mau menikah dengan pemuda yang dicintainya, Konselor mengajak M untuk menentukan pilihan apakah ia mau mengatakan keadaan yang sebenarnya, dan siap menerima konsekuensi jika si pemuda itu tidak mau menerimanya. atau ia tidak ingin mengakuinya untuk mepertahankan pemuda yang dicintainya itu. Kejujuran dari pihak M sangat menentukan hubungan selanjutnya antara ia dan pemuda yang dicintainya itu.

 

Puisi April 28, 2010

Filed under: Puisi — sanselsius @ 4:25 am

Untuk Mu

Selalu

Dan ketika kesadaran bersemayam dalam pikirku

Selalu kekhawatiran menyelubungi langkah kakiku

Dan ketika kuberjalan menyusuri lorong waktu

Selalu kutemui sesuatu yang samar dan tak terpikir

Dan ketika kesendirian merajai waktuku

Aku semakin takut akan hidupku

Untuk siapa raga ini

Untuk siapa pikir ini

Untuk siapa hati ini

Untuk siapa jiwa yang renta nanti

Ingin kutulis dalam lembaran awan

Kegelisahan anak manusia yang beranjak dewasa

Menanti esok yang selalu beri harapan

Akan CINTA

Dan

,

 

Animal Albino

Filed under: Foto — sanselsius @ 3:18 am

 

Cerpen

Filed under: Cerpen — sanselsius @ 3:17 am

Maafkan Aku

Bee – bee

Tunggu, jangan pergi , tinggallah beberapa saat ”. Aku menghentikan langkahku,menoleh dan melihat tatapan matanya yang memohon. Aku berpikir sejenak apakah akan memenuhi permintaannya ini, dan ia pasti akan menceritakan hal yang sama. Aku menghampirinya dan siap mendengarkannya.

“ Kenapa ia begitu sombong dan banyak berubah , tidak seperti dulu lagi?”

“ Sudahlah jangan terlalu banyak berbicara, lebih baik kamu beristirahat agar bisa cepat sembuh , jangan-jangan bertambah parahnya sakitmu juga disebabkan oleh orang yang selalu kau ceritakan itu ?”

“ Mungkin juga, entah kenapa sekarang aku jadi sering memikirkannya”.

“ Sekarang kamu beristirahat saja, aku harus pergi karena masih banyak pasien yang harus kukunjungi”.

Aku melihat ada kesedihan di matanya, lalu ia memalingkan wajahnya dan menarik selimut menutupi dagunya. Aku melangkah keluar dengan sedih. Ah….Tuhan mengapa aku harus bertemu lagi dengannya saat ini, padahal aku sedang berusaha melupakannya, melupakan orang yang kucintai dan kini ada dihadapanku berbaring tak berdaya melawan penyakitnya.

“ Pagi suster…..sudah ditunggu pasien kamar nomor 2 tuh!” seorang perawat menyapaku dengan nada menggoda, sambil mengedipkan mata. “ Terima kasih” Aku membalasnya dengan senyum. Aku sadar banyak perawat yang sudah mulai curiga karena aku selalu mengunjungi kamarnya. Tapi kadang aku tak kuasa menolak perasaan yang muncul ini. Perasaan rindu, tapi juga khawatir, ada rasa ingin selalu menemaninya disaat sakitnya. Dilain sisi aku juga ingin menolak semua ini melihat siapa diriku saat ini, begitu juga dirinya.

“ Selamat siang” aku menyapanya.

“ Selamat siang juga” Ia menoleh dan terlihatlah kegembiraan di wajahnya.

“ kok siang-siang begini baru datang?”

“ Aku harus mengunjungi beberapa pasien dulu.”

“ Syukurlahlah, jadi kamu bisa lebih lama disini, karena aku pasti pasien terakhir untuk hari ini.”

Huh…sial, padahal ini adalah salah satu alasanku untuk mengurangi frekuensi pertemuan kami. Aku hanya bisa menatap wajahnya, wajah pucat yang terlihat menahan rasa sakitnya.

“Bagaimana keadaanmu?, kamu sebenarnya masih butuh banyak istirahat agar cepat sembuh.”

“ Kamu tahu bahwa aku takkan pernah bisa sembuh. Kesembuhan berarti kematian, aku sudah tidak bisa berharap apa-apa lagi, toh waktuku hanya tinggal sebentar lagi.”

“Kenapa kamu menjadi pesimis dan berkata seperti ini?”

“ Bukan aku yang mengatakannya, tetapi dokter.”

“ Tetapi Tuhan belum mengatakan apa-apa.”

“Dia memang tidak mengatakan apa-apa dan tidak akan pernah mengatakan apa-apa.” Ada nada protes. Aku hanya bisa diam memandangnya, aku begitu terkejut mengetahui kalau sudah tidak ada harapan hidup lagi baginya. Sekuat tenaga aku menahan agar butiran air mata ini tidak jatuh. Waktu membantuku untuk menghindari semua ini, walaupun aku masih ingin tetap menemaninya.

“Aku harus pergi sudah siang.” Ia hanya bisa mengangguk lemah. Aku melangkah keluar, dan menghapus butiran air mata ini. Oh…Tuhan haruskah seperti ini?

“ Selamat pagi, bagaimana istirahatnya semalam?” kali ini aku mengunjunginya pagi hari agar aku dapat melihat kegembiraan dan semangat barunya pada hari ini.

“ Selamat pagi juga, aku baik-baik saja terima kasih.”

“ Kenapa ia kini sudah berubah?”

“ Siapa?” tanyaku, walaupun aku sudah tahu siapa orang yang dimaksud.

“ Dia selalu mengunjungiku, tetapi hanya sebentar.Apakah dia tidak menyukaiku, atau kerena ia tahu bahwa sebentar lagi aku akan mati”. Ah… apakah aku harus memohon pada perempuan itu agar mau menemaninya dan menghiburnya, walaupun aku harus mengorbankan perasaanku.

“ Sudahlah jangan memikirkan itu lagi, lebih baik pikirkanlah kesembuhanmu”

“ Aku sudah tidak mau memikirkan kesembuhanku lagi karena itu sudah mustahil. Apakah kamu tidak suka jika aku selalu membicarakan dia?”

“bu..bu..kan begitu, aku hanya tidak ingin kamu terlalu banyak bicara demi kesehatanmu.” Aku jadi salah tingkah dengan pertanyaannya yang tiba-tiba ini.

“ Kalaupun aku bisa sembuh, aku juga tidak bisa memilikinya, karena dia sudah ada yang memiliki dan yang pasti jauh lebih mencintainya daripada aku.”

“ Apakah ia sudah menikah, lagipula kalaupun kamu sembuh apakah kamu akan melepas jubahmu demi dia?”

“ Ah… Entahlah rasanya mutahil semua itu akan bisa terjadi. Aku tidak akan bisa memilikinya baik di dunia ini maupun diakhirat nanti”. Aku hanya bisa terpaku menatapnya, dan terus berusaha agar air mata ini tidak jatuh. Tuhan apakah ini karena dia lebih mencintai orang lain daripada panggilannya. Kami hanya bisa diam berkutat dengan pikiran masing-masing.

“ Aku harus pergi” , kataku memecah keheningan.

“Terimakasih karena kamu mau menemani aku dan kali ini lebih lama”. Aku tersenyum mengangguk, menggenggam tangannya lalu pergi.

“ Selamat pagi dan selamat ulang tahun”, Kataku dua hari kemudian,aku langsung mengulurkan tanganku dan ini membuatnya begitu terkejut dan langsung membalikan tubuh yang sudah kelihatan semakin kurus. “ terima kasih, ternyata kamu masih ingat hari ulang tahunku”. Ia menyambut uluran tanganku, dan kulihat ada kebahagiaan terpancar diwajahnya di hari baru ini.

“ Aku punya teks lagu bagus untukmu, karena aku tak punya apa-apa yang bisa kuberikan padamu, ini lagu kesukaanku loh ! kamu tahu lagu ini ?” Ia menggelengkan kepala. “ Oh… sayang sekali, kalau begitu aku akan menyanyikannya untukmu, maaf kalau suaranya agak-agak fals ya….oh..ya.. ini akan lebih bagus lagi kalau diiringi piano, hanya sayangnya aku tidak bisa main piano, nanti kalau kamu sudah sembuh, kamu gantian memainkannya untukku loh.” Aku terus saja berbicara dan ia hanya tersenyum. Aku merasa begitu gembira, tapi juga ada kekhawatiran dalam diriku kalau-kalau ini adalah hari ulang tahun terakhir baginya. Aku berusaha menepis kekhawatiran ini dan mulai bernyanyi : For the beauty of the eart, for the beauty of the skies, for the Lord which from our birth, over and around us lies, Lord of all, to Thee we raise this our joy ful hymn of praise…………….

Ia bertepuk tangan dan tersenyum, ketika aku menyudahi lagu ini . “Terima kasih banyak untuk lagunya, lagu yang memang bagus dan mulai saat ini, juga menjadi lagu kesukaanku.”

“ Suaranya juga bagus kan?” kataku manja, “Teks ini untukmu.”

Tiba-tiba ia meraih tanganku, menggenggamnya erat, dan memandangku dengan tatapannya yang tajam. Akupun menatapnya, ingin rasanya aku memeluknya dan menangis bersamanya, aku tak kuat lagi memandang wajahnya, aku menunduk, agar ia tak melihat matku yang sudah berair .

“ Terimakasih untuk semuanya”. Katanya pelan, tapi aku masih bisa mendengarnya. Aku mengangguk, dan tiba-tiba aku sadar, kalau tanganku masih ada dalam genggamannya, cepat-cepat aku melepaskannya.

“ Aku harus pergi.” Kali ini ia hanya mengangguk, dan aku langsung melangkah pergi. Sesampai di luar aku menarik nafas panjang. Oh….Tuhan maafkanlah kalau ternyata aku masih mencintainya.

Setelah kejadian itu, aku sengaja tidak menemuinya dalam dua hari ini, tetapi hari ini aku ingin sekali menemuinya.

“ Selamat pagi ”

“ Selamat pagi juga , kenapa kemarin kamu tidak datang, kukira kamu akan menyanyikan lagi lagu itu untukku. Kamu tahu, waktu hari ulang tahunku dia datang lagi, dan ia memberikan hadiah yang paling berharga yang pernah kuterima selama hidupku.” Aku hanya diam mendengar ceritanya yang begitu menggebu-gebu, dalam hatiku ada rasa cemburu. Begitu berharganyakah gadis itu, sampai ia selalu mengingat dan membicarakannya. Apakah aku tidak pernah ada dihatinya, sehingga begitu mudahnya ia menceritakan tentang gadis itu dihadapanku dan membuat hatiku bertambah sakit. Tapi kenapa aku harus tersiksa, toh ia tidak pernah tahu perasaanku yang sebenarnya, dan aku harus berusaha untuk melepaskan perasaan ini.

“ Apakah kamu ingin melihat hadiah itu ?”

“ Tidak apa-apa jika aku melihatnya?” aku balik bertanya. Ia hanya mengangguk, dan mengambil kotak yang ada disampingnya lalu memberikanya padaku. Kotak yang sungguh indah, pasti isinya berharga sekali. Aku ragu-ragu untuk membukanya

“ Buka saja tidak apa-apa kok!” Ia mengetahui keraguanku. Aku membukanya pelan-pelan dan melihat hanya ada selembar kertas. Aku mencari sesuatu yang mungkin lebih berharga lagi,tapi tidak kutemukan apa-apa.

“ Itulah hadiah yang kumaksud,bukalah kertas itu !” Aku bertambah bingung, lalu menatapnya, apakah ia sedang bergurau, tetapi wajahnya begitu serius. Aku membuka kertas itu, dan begitu terkejut melihatnya. Kertas ini tidak asing lagi bagiku, tulisan selamat ulang tahun berwarna biru di bawahnya dapat dengan mudah kukenali tulisan siapa, dan lagu yang tertulis pun akan dapat dengan mudah kunyanyikan. Aku menatapnya tak percaya.

“ Ja..ja..jadi…jadi… perempuan itu ?” Aku tidak dapat melanjutkan kalimatku. Ia hanya mengangguk pelan dan berkata “ Maafkan aku bila aku mencintaimu.”

Tanah didepanku masih basah, bunga tabur masih segar, beberapa lilin masih menyala, rangkaian bunga berbentuk salib masih tergeletak diatasnya, dan salib yang bertuliskan namanya sudah berdiri tegak. Aku tak kuasa membendung air mataku. Seminggu setelah ia mengungkapkan segalanya, seminggu setelah aku tahu siapa perempuan yang begitu dipujanya itu.

For the joy of human love, brother, sister, parent, child, friends on earth, and friend above, love all gentle and mild…..

******************************